Liars.

 "i have did" ... kubilang pada teman online-ku , aku mulai bosan menjalani hidup yang begini begini saja, aku butuh pelarian panjang dan hal baru yang menyenangkan, seperti bermain peran di dunia baru.

menurutku discord merupakan media paling tepat untuk memainkan peran ini karena aku bahkan tidak tau mereka benar benar ada atau tidak.

aku lichny, mereka memanggilku lich, sebuah private server untuk konten konten boylove dengan orang-orang dari berbagai negara di belahan bumi.

did yang ku maksud disana bukan "did" dalam sebuah kata kerja tapi "disociative identity disorder, atau orang indonesia biasanya mengkategorikan itu menjadi "kepribadian ganda". awalnya aku terjun sangat dalam dengan peran "orang baik" disana, menyenangkan tapi tidak begitu kusukai, lama-lama membosankan dan muncullah ide gila yang membuatku ingin memainkan peran sebagai anak yang memiliki penyakit mental...

atau mungkin sebenarnya sudah kumiliki?

aku sangat cepat bosan menghadapi sesuatu, cepat menyerah dan cepat melarikan diri dari sesuatu yang tidak bisa ku kontrol, menyebabkan aku merasa tidak memiliki spesialisasi keahlian apapun, namun aku kerap mencoba hal baru lagi dan lagi secara terus menerus. 

oke kembali lagi dengan kebohonganku di media discord itu lagi, sebenarnya aku tidak bisa mengkategorikan ini sebagai sebuah kebohongan 100% karena sebagian dari aksi yang kulakukan "bermain peran" itu sangat lumrah di dunia discord, kurasa.. aku baru beberapa minggu memainkan itu hehe 

lalu aku sebenarnya semacam melakukan social experiment seperti bagaimana rasanya menjadi seseorang dengan penyakit mental dilihat dari berbagai aspek, aku merasa sepertinya banyak yang melihat seseorang dengan penyakit DID ini sebagai pembohong, yang dimana sebenarnya itu benar ada dan juga terbukti secara ilmiah di dunia kedokteran, dan itu bukan keinginan mereka untuk menjadi seperti itu.. like they cant help it tho.. 

menurutku cara menghadapi seseorang seperti ini mungkin sebagai orang awan kita hanya perlu "meladeni" seperlunya saja, mengikuti alur dan tidak memberikan sugesti apapun seperti "kamu pasti bisa" karena itu mungkin bisa menjadi beban untuk si penderita hehe..

rumit bukan? ya benar sekali rumit 

penyakit mental itu menurutku sesuatu yang rumit dan sulit untuk dijelaskan, terlalu banyak variabel yang harus diperhatikan yang menjadi penyebab atau trigger dari seseorang yang memiliki penyakit mental penyembuhannya pun rumit prosesnya, tapi aku menemukan satu titik terang untuk semua penyembuhan berbagai penyakit mental yaitu "accepting" ya.. menerima.. menerima segala masalah hidup dan trauma yang dihadapi, menerima kalau memang hidup itu kadang bajingan banget, tapi itu hanya sebatas teori prakteknya tidak semudah itu, jangankan untuk manusia yang punya penyakit mental, orang yang sehat saja belum tentu bisa menerima itu.

setelah kupikir-pikir beberapa hari setelah aku melakukan kebohongan aneh itu aku menemukan satu pandangan hidup yang baru kusadari, bahwasannya kita itu memang selalu berbohong.

apa definisi berbohong menurut kalian? mengatakan atau melakukan sesuatu yang tidak sebenarnya? bukan?

seperti sebenarnya kalian sangat sedih namun berusaha terlihat bahagia? bukankah itu sebuah kebohongan juga?

menurutku kebohongan memang sudah melekat pada diri manusia pada umumnya karena sebuah kebohongan kadang bisa membuat kita untuk menjadi lebih kuat dan lebih bisa menjalani hidup

dan mungkin "hidup dalam kebohongan" yang mereka katakan sangat tidak menyenangkan itu justru mungkin lebih menyenangkan daripada kelihatannya, mau kubuktikan?

lihatlah semua teman2mu di instagram yang membuat story instagram yang menunjukan "betapa menyenangkannya hidupku" itu, lalu ketika kalian bertemu mereka kalian akan membicarakan itu seperti "wah kemarin kau membeli handphone baru ya?" aku yakin manusia yang mendengarnya akan merasa "hidupku itu ternyata merupakan hidup yang baik" untuk sesaat, dan melupakan kenyataan bahwa dibalik membeli handphone mahal itu ada kerja lembur setiap minggu yang dia lakukan sampai membuatnya gila, namun dia lebih memilih "hidup dalam kebohongan" yang menyenangkan itu.

walau hanya sesaat menurutku kebohongan semacam itu merupakan hal yang baik dalam hidup untuk membuat diri sendiri bahagia, datangnya bukan dari orang lain tapi dari diri sendiri, yang membohongi dirimu sendiri,  untuk merasa bahagia.

ironi... jadi apakah semua orang di dunia ini adalah pembohong?

menurutku iya :D

termasuk diriku? tentu saja 

kita semua memiliki dan menumbuhkan kebohongan setiap hari untuk menyambungkan hidup, bahkan ada istilah seperti "fake it till you make it" menurutku kalimat itu pasti datang dari sebuah kebohongan yang aku sebutkan tadi, dan memang kebohongan yang kita lakukan itu tidak menutup kemungkinan akan menjadi kenyataan, dan membuat kita benar benar bahagia dan bukan sebuah kebohongan lagi.

seperti kita yang tidak menerima kehidupan yang bajingan ini, lalu kita bercerita kepada teman kita berbohong dan berkata betapa kita menyukai kehidupan bajingan seperti itu, lalu lama-lama otak kita mulai berfikir dan mulai memandang sebuah kehidupan dari sisi yang lebih menyenangkan.

jadi, kalau kamu berbohong, untuk kebaikan, go ahead, sebutan "liars" itu memang ada, tapi kebohongan itu bukan sesuatu yang selalu buruk, kadang kamu, harus membohongi dirimu sendiri, untuk melangkah maju dan menuju hidup yang lebih baik lagi.


oke ini ngawur sih but i hope you got the point hehehe 



from a pro liars - lichny

Komentar

Postingan populer dari blog ini

We are still a good friend.

High Achievement Kids.

Relation-ship