Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

We are still a good friend.

 Sometimes i just wondering like “what a standard to reaching a good friend tittle” Karena namanya standar itu beda beda tiap negara, tiap manusia, dan tiap umur… Contohnya anak umur 2 tahun yang sudah hafal alfabet, its really something for them but nothing for the adult, dan lagi jaman sekarang namanya standar tuh udah di - hilangkan bisa gue bilang, karna apa? Karena banyak orang yang mulai bermunculan seperti “gue berbuat jahat karena gue disakiti, jadi tolong baik sama gue” like WHAT THE FUCK lo salah, udah akuin aja, gitu… sekarang ni jaman jaman banyak banget orang orang mewajarkan sesuatu yang memang seharusnya ga boleh diwajarkaaannnnn. Oke kita kembali ke dalam status pertemanan lagi, saat tumbuh dewasa ya, gue merasa hubungan pertemanan menjadi lebih sulit dan ngga semenyenangkan dulu, karena kata kata yang tadinya  “Lo jangan ninggalin gue ya! Lo harus terus ada buat gue!” Itutuh ga bisa ditepati lagi dan muncullah perasaan-perasaan kecewa dari satu sama lain, yang...

Liars.

 "i have did" ... kubilang pada teman online-ku , aku mulai bosan menjalani hidup yang begini begini saja, aku butuh pelarian panjang dan hal baru yang menyenangkan, seperti bermain peran di dunia baru. menurutku discord merupakan media paling tepat untuk memainkan peran ini karena aku bahkan tidak tau mereka benar benar ada atau tidak. aku lichny, mereka memanggilku lich, sebuah private server untuk konten konten boylove dengan orang-orang dari berbagai negara di belahan bumi. did yang ku maksud disana bukan "did" dalam sebuah kata kerja tapi "disociative identity disorder, atau orang indonesia biasanya mengkategorikan itu menjadi "kepribadian ganda". awalnya aku terjun sangat dalam dengan peran "orang baik" disana, menyenangkan tapi tidak begitu kusukai, lama-lama membosankan dan muncullah ide gila yang membuatku ingin memainkan peran sebagai anak yang memiliki penyakit mental... atau mungkin sebenarnya sudah kumiliki? aku sangat cepat bos...